Ultimate magazine theme for WordPress.

MTs Al Ikhlas, Madarasah Yang Memprihatinkan Di Pelosok Jeneponto

Berdiri sejak tahun 2013 dengan jumlah siswa 78 orang, MTs Al Ikhlas adalah satu-satunya sekolah setaraf SLTP di 3 desa terpencil di Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto.
Untuk menempuh dunia pendidikan, bahkan  ada siswanya yg harus nginap di sekolah karena jarak sekolah ke rumah ±10 KM.

Jumlah tenaga pengajar Madrasah yang berlokasi di Desa Gunung Silanu ini berjumlah 13 orang dgn guru penerima gaji tertinggi Rp. 200.000,-/bulan itupun dengan catatan tdk pernah alfa mengajar setiap hari sebulan penuh.

Saat kami tanya apa yg paling urgen untuk bisa di bantu. Sang pendiri sekaligus kepsek terdiam lama. Sambil menghela nafas beliau kemudian menjawab “Semua urgen, penting dan darurat. Dinding sekolah yg bocor, kurangnya alat kelengkapan belajar mengajar, buku, lantai kelas, dll”.

Ah… Bagaimana yah.. Kami kemudian bertanya lagi ” Coba bapak sebut apa yg paling urgent di antara semua yg di sebut?”.. Kembali sang pendiri terdiam lama. Kali ini sambil nunduk. Setelah itu beliau mengangkat kepala dan mulai berbicara panjang lebar.

“Klo dinding bambu, meskipun sdh lapuk dan bocor-bocor, masih bisa di gunakan. Untuk buku, masih bisa kami taktisi. Utk alat kelengkapan belajar mengajar, kami masih bisa menggunakan yg ada sambil mengirit. Utk lantai, juga masih bisa kami bersabar. Begini pak, anak-anak kami butuh Mushalla utk shalat. Selama ini mereka harus berjalan kaki ke masjid jauh. Dan itu mngambil jam waktu pelajaran”.

“Rencana Mushallahnya mau buat ukuran berapa pak?” Tanya kami menyambut penjelasan beliau.

“Ukuran 4×5 atau 4×6 meter pak. Tdk harus besar yg penting anak-anak ada tempat utk shalat”. Jelas beliau.

“Baik pak.. Mohon doanya semoga kami bisa membantu pengadaan Mushallahnya”.

***
Tim misi kemanusiaan dan keummatan Para Relawan P R I dan OB Foundation utk Jeneponto.

Komentar
Loading...