Ultimate magazine theme for WordPress.

Para Relawan Indonesia Mendistribusikan Bantuan Kepada Korban Banjir Bandang Kulawi

Para Relawan Indonesia Sulawesi Tengah Mendistribusikan Bantuan Kepada Korban Banjir Bandang Desa Palupopa Kulawi Kabupaten Sigi.

Distribusi bantuan ke posko Induk bersama banjir bandang di dusun Panganan Desa Bolapapu Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi

Jum’at, 13/12/2019 Sehari pasca terjadinya bencana alam banjir bandang di Palupopa Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah, Para Relawan Indonesia (PRI) Wilayah Sulawesi Tengah memberangkatkan tim relawan untuk mendistribusikan logistik bantuan kepada korban bencana.

Tim relawan PRI Sulteng berangkat pukul 1 siang dari kota Palu dan tiba di lokasi bencana pukul 4 sore. Setiba di lokasi, tim relawan PRI Sulteng mendistribusikan bantuan ke posko induk bersama bencana Kulawi setelah berkordinasi dengan berbagai elemen pemerintah dan lembaga relawan.

Akses jalan yang ekstrim menuju lokasi banjir bandang di Desa Polapapu Kulawi

Dari hasil olah data lapangan, korban bencana meninggal dunia 2 orang dan jumlah korban terdampak banjir bandang sebanyak 60 KK. Secara umum para korban bencana telah tertangani dengan baik. Hal ini tentu saja di karenakan sigap dan responsifnya pemerintah daerah yang di pimpin langsung oleh Bupati Sigi, Irwan Lapata yang sejak malam kejadian sudah berada di lokasi bencana. Para relawan dari berbagai lembaga relawan pun sudah ada di lokasi untuk menentukan pertolongan sejak jum’at pagi.

“Alhamdulillah, kami sudah mendistribusikan bantuan kepada korban bencana di Kulawi. Kami juga sangat mengapresiasi tindakan cepat pemerintah daerah kabupaten Sigi dan berbagai lembaga relawan yang begitu responsif dalam membantu para korban”. Kata Fadly Maragau, kordinator wilayah PRI Sulteng yang memimpin langsung tim relawan PRI untuk bencana banjir bandang Kulawi.

“Terima kasih kepada para dermawan yang telah menitipkan donasinya untuk korban bencana Kulawi. Jazakallah khairan katsiran. Semoga Allah Ta’ala membalasnya dengan sebaik-baik balasan. Mari terus bergerak, bersimpati dan berempati pada sesama”. Tutup Fadly Maragau.

PRI Sulteng Report.

Komentar
Loading...