Ultimate magazine theme for WordPress.

Izinkan Saya Pamit Sebagai Komandante PBI INTIM

Dengan segala cinta yg kumiliki, pun yg pernah kupersembahkan, juga cinta yg akan terus terpahat di dinding hati hingga nafas berakhir.

Izinkan sy pamit..

Sudah saatnya tongkat estafet penanggung jawab Pesantren Bisnis Indonesia di INTIM berpindah tangan kepada pejuang yg lebih muda, lebih fresh, lebih elegant, lebih Radikal, lebih semangat, lebih sabar, lebih ikhlas, lebih berdaya juang tinggi.

Mohon maafkan lahir batin utk semua isyarat, prilaku dan tutur kata sy yg salah, khilaf dan keliru serta jahil. Jazakumullah khair utk semua episode indah yg terlalui.

Perahu perjuangan haruslah terus berlayar, maka lanjutkan perjuanganmu wahai para guru dan sahabat-sahabat pejuang terbaik. Do’a-do’a tulus dariku akan selalu menyertai deru nafas perjuanganmu utk ummat.

Izinkan sy menyepi untuk sementara di puncak bukit Poi Popa, di bersamai terik siang matahari Katulistiwa dan deru angin laut teluk Palu di siang jelang sore serta dinginnya malam puncak bukit di iringi sejuknya butiran embun di rerumputan pagi.

Izinkan saya membersamai anak-anak polos nan menggemaskan, mereka dgn gigihnya mengikat kakiku agar tak meninggalkan mereka saat ini. Tp, sy percaya, ini adalah cara Allah Ta’ala agar sy banyak bertafakkur dan merenung serta belajar lebih jauh tentang hidup dan kehidupan di temani milyaran gemintang di langit Bimasakti dan Andromeda.

Saya tak ingin melawan takdir. Dan inilah takdirku saat ini.

Tetaplah Kompak
Tetaplah Semangat
ALLAHU AKBAR

Poi Popa, 20/11/2019

Diriku yang Naif, Dhaif & Jahil
NR Daeng

 

 

 

Komentar
Loading...