Ultimate magazine theme for WordPress.

POLITIK CINTA UNTUK PRABOWO JOKOWI

images

Tiba-tiba para pendukung Prabowo Sandi heboh seheboh-hebohnya saat mengetahui Prabowo bertemu Jokowi di MRT Jakarta. Ragam ekspresi mereka tumpahkan dalam bentuk cuitan di berbagai medsos.. Rata-rata mengekspresikan ketaksukaannya atau kemarahannya atas pertemuan tersebut.. Bahkan tak sedikit yg mengungkapkan rasa benci kepada Prabowo.. Ya cinta telah berubah menjadi benci.

Inikah kita? Beginikah kita?

Dalam seketika semua berubah, cinta berubah menjadi benci hanya karena 1 kejadian. Ibarat pepatah “hujan setahun di hancurkan oleh kemarau sehari”.. Ehhh maaf “Bukan kemarau setahun terobati oleh euforia hujan sehari”. Apa sajalah, yng penting kita sama-sama faham maksudnya.

Pertanyaan sy sederhana saja, apakah anda yg tiba-tiba berubah membenci Prabowo menginginkan kejadian masa lalu terulang, serupa dgn SBY dan Megawati yg lebih 10 tahun tdk saling sapa dan bersilaturahim?

Ataukah anda menginginkan bangsa ini terpecah dalam 2 arus besar hingga 5 tahun kedepan? Termasuk di dalamnya memaksakan Prabowo menjadi bagian yg memecah belah itu?

Sudahlah… Belajarlah memahami setiap peristiwa dengan bijak. Bangsa ini gak boleh terpecah belah karena perbedaan pilihan, pun bangsa ini gak boleh saling membenci hanya karena si A ketemu si B, si C bersilaturrahim dgn si D, dan seterusnya.

Bukankah Prabowo telah menunjukkan keluasan dan kebesaran hati beliau..! Bukankah itu teladan yg baik..! Bukankah itu Contoh yg bijaksana utk kita semua..! Bukankah setiap pemimpin harus memperlihatkan tontonan yg menyejukkan utk rakyat yg di pimpinnya…!

Bila anda mencintai Prabowo, maka jangan berubah membencinya… Pun juga bila anda membenci Jokowi, maka bencilah Jokowi karena cinta. Gimana caranya? Simpel… Doakan Prabowo agar konsisten pada sikapnya utk menjadikan Indonesia ini adil makmur terlepas beliau tdk di menangkan dalam pilpres 2019. apapun perannya utk bangsa ini, maka insyaAllah fikiran dan langkah beliau tdk keluar dari perjuangan utk kebaikan rakyat Indonesia.

Begitu pula Jokowi.. Boleh saja kita benci karena kebijakannya yg membuka impor pangan dan produk lainnya yg mematikan potensi pangan dan UMKM dalam negeri.. Pun boleh saja kita benci karena Jokowi membuka kran investasi yg seolah tanpa batas kepada RRC sehingga nyaris menguasai keseluruhan projek infrastruktur dalam negeri… Boleh saja kita benci kepada Jokowi karena harga-harga kebutuhan pokok, listrik, air, dll, tidak stabil dan cenderung utk terus menukik naik.. Boleh saja kita marah dan benci karena Jokowi membiarkan tanah-tanah kita, tambang-tambang kita, tol-tol kita, pelabuhan dan Bandara kita, dll, kini semakin banyak di miliki oleh asing.. Silahkan marah dan benci karena semakin banyaknya kriminalisasi ulama dan tokoh-tokoh yg bersebrangan dgn pemerintah…

Tapi ingat 1 hal.. Jokowi adalah Presiden RI.. Terlepas apakah Jokowi menang bersih, jujur dan adil atau tidak.. Terlepas dari Jokowi di menangkan dgn berbagai cara yg tdk peduli halal haram atau tidak.. Intinya Jokowi adalah Presiden RI yg sah secara konstitusi Negara.

So.. Cintailah sang Pemimpin, meski rasa cintamu berwujud benci.. Ya, rasa benci yg konstruktif.. Gimana caranya? Simpel, teruslah berkarya untuk diri, keluarga, lingkungan, negeri dan agama. seraya tak putus berdo’a semoga Allah Ta’ala menitipkan cahaya kepemimpinan yg amanah, adil, jujur, bijaksana, di hati terdalam sosok Presiden RI..

Bro & Sis.. Cinta dan Benci itu serupa dgn 2 sisi mata uang logam.. Memisahkannya berarti mematikan potensi nilainya.. So, cintailah pemimpinmu sekaligus bila harus membenci, maka bencilah dia dengan cara yang konstruktif… Bukan dgn cara membabi buta..

Sesungguhnya Allah Ta’ala Sang Maha Pembolak-balik Hati..

***

Catatan Siang NR Daeng
Catatan siang N R Daeng..

Komentar
Loading...