Ultimate magazine theme for WordPress.

ISLAM ARAB VS ISLAM NUSANTARA

ISLAM ARAB VS ISLAM NUSANTARA

Saya akan membuka catatan ini dgn pernyataan, menghadap-hadapkan vis a vis keduanya adalah kesalahan dan penyesatan. Menjebak diri berada di salah satu pihak adalah kekeliruan nyata.

Maka, utk menetralkan pertentangan ini, yg harus di lakukan adalah memisahkan Islam dan Arab, juga Islam dan Nusantara. Islam ya Islam, Arab ya Arab. Nusantara ya Nusantara. Kemudian memisahkan Arab Pra Islam, Nusantara pra Islam. Selanjutnya memisahkan Arab setelah Islam, Nusantara setelah Islam.

Bila pemisahan ini telah di lakukan, maka akan nampak dengan jelas bagi kita, apa itu Islam, Arab dan Nusantara. Apa itu Islam Arab dan Islam Nusantara.

Banyak di antara kita yg sibuk saling berpendapat, bahkan sibuk saling nyinyir dan caci, padahal tak memiliki pengetahuan yg memadai.. Akhirnya, diskursus ini bak lingkaran setan yg tdk ada ujung pangkalnya.

Mungkin kita lupa bahwa apapun argumen yg kita sampaikan, Islam telah datang mencerahkan jazirah Arabiyah. pun juga, Islam telah datang mencerahkan nusantara. Islam di Terima di jazirah Arab, pun juga Islam di Terima di Nusantara.

Bila Islam di Terima di Arab dan Nusantara, lalu apa yg mau kita per tentang kan dr keduanya?. Apakah kita masih dgn teganya mempertentankan Islam yg mencerahkan tanah Arab dan Islam yg mencerahkan Nusantara, atau budaya Arab dgn budaya Nusantara?.

Bukankah Islam yg mencerahkan jazirah Arab sama dgn Islam yg mencerahkan Nusantara.. Bukankah ini yg harus kita yakini bersama!!!

Ada yg menyanggah, tp kan Islam beda yg di Arab dgn yg di Nusantara?, pertanyaan sy kembalikan, klo anda mengatakan beda, maka coba jelaskan apa bedanya?

Bila Islam di Arab beda dgn Islam di Nusantara, maka sy bisa pastikan, hanya Islam di Arab yg akan masuk surga. Sementara Islam di Nusantara akan menjadi penghuni neraka. Alasannya cuma 1, Karena Rasulullah orang Arab.

So, saudaraku.. Berhenti mempertentangkan Islam Arab dan Nusantara. Keduanya tiada beda.. Islam di Arab sama dgn Islam di Nusantara. Tauhidnya sama, Qur’annya sama, Rasulnya sama, kiblatnya sama, shalat 5 waktunya sama, dll sama.

Yg membedakan Arab Dan Nusantara hanyalah budayanya. Sebelum Islam datang di Arab, Arab sudah memiliki budaya tersendiri. Begitu pula di Nusantara dgn budayanya sendiri.. Setelah Islam datang, Islam menyerap sebahagian budaya Arab, juga membuang sebahagian nya karena bertentangan dgn ajaran Islam. Di Nusantara juga begitu. Menyerap sebahagian yg tdk bertentangan dan meninggalkan sebahagian yg bertentangan dgn Islam.

Serapan inilah yg menjadi pembeda antara Islam di Arab dan Islam di Nusantara. Maka lahirlah Islam yg ber kecirian Arab dgn budayanya dan Islam ber kecirian Nusantara dgn budayanya pula.

Dalam konteks universalisme Islam, inilah yg di sebut Islam sebagai Rahmatan Lil Alamin.

Islam tak hanya menjadi rahmat bagi manusia Arab, juga buka hanya rahmat bagi manusia Nusantara, tp juga rahmat bagi Turki, bagi Afrika, bagi China, bagi Eropa, bagi amerika, bagi somalia, bagi bosnia, India, Pakistan, dan lain-lainnya. Dan Tentu saja dgn keciriannya masing-masing.

Sudahilah perpecahan.. Stop terjebak pada istilah-istilah yg akan menjerumuskan kita pada prilaku jahiliah dgn saling menyalahkan. Semakin dalam kita terjebak, maka semakin sukseslah pada musuh islam memecah belah kita. Jangan terperdaya oleh pengkondisian mereka yg ingin melihat kita bermusuhan. Bersatulah.. Perkuat ukhuwah.. Jadikan Islam benar-benar sebagai Rahmatan lil Alamin.

***
NR Daeng

Silahkan di copas atau share tanpa harus izin bila Ts ini manfaat dan maslahat, bila merasa tak manfaat, diamkan saja.. Bila ada yg keliru, ruang diskusi terbuka lebar.. Jgn bikin gaduh..

Komentar
Loading...