Ultimate magazine theme for WordPress.

Kenapa Benci Sekaliki’ Sama Jokowi? Apa salah Jokowi?

 

FB_IMG_1534828500526

Kenapaki’ Benci Sekali Sama Jokowi?

Hahaha.. sy berkali-kaki mendapatkan pertanyaan yg sama, dr senior, dari junior, Dr kawan, dr sahabat, dr keluarga dan banyak lagi lainnya..

Pertanyaan yg sangat lucu menurut sy, itulah makanya sy membuka catatan ini dgn tertawa.. hehehe..

Negara ini negara demokrasi bung, sipapun pilihan mayoritas, maka dialah pemimpin kita bersama.. artinya siapapun pemimpinnya, maka tak boleh ada warga negara yg tak mengakuinya sbg pemimpin..

Kontestasi pilpres hanyalah cara, bukan tujuan.. tujuannya adalah keadilan, kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.. memilih pemimpin pun bukan tujuan, karena pemimpin hanyalah alat atau perangkat utk mencapai tujuan.. dan sekali lagi sy ulang, tujuan dr semuanya adalah keadilan, kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Karena pemimpin adalah salah satu alat atau perangkat penting dalam mencapai tujuan yg harus sy ulang 2 kali menuliskannya, maka menghormati, menghargai dan mencintai pemimpin adalah kewajiban.. karena judul dr tulisan ini terkait Jokowi, maka yg sy maksud adalah wajib menghormati , menghargai dan mencintai Jokowi baik sebagai individu maupun sebagai Presiden RI.

Tapi kok antum seolah tiada henti mengkritik Jokowi, tiada henti membenci Jokowi?

Nah, itu persepsi antum.. persepsi yg lahir dr kesempitan faham atau fikir.. persepsi yg lahir dr ketidak dewasaan memahami prinsip dan hakikat berdemokrasi dan politik demokrasi.

Hehehehe… Maaf yah.. soal demokrasi sy gak akan bahas lagi, karena banyak saudara kita yg mengharamkannya.. katanya itu adalah faham kafir , subhat, bid’ah, dll..

So, sy akan menggunakan pendekatan cinta saja.. ya, cinta kepada pemimpin.. orang-orang bijak berkata , dgn cinta semua masalah akan terpecahkan, semua yg berat menjadi ringan, semua yg sedih-sedih akan menjadi bahagia..

Bagi mereka yg terbiasa berbicara tentang cinta, maka setiap pembicaraannya akan senantiasa berakar pada falsafah cinta, falsafah cinta adalah intisari dr filsafat cinta..

Mereka ini akan selalu berkata bahwa “untuk apa Tuhan menciptakan makhluk?, bukankah Tuhan tak butuh makhluk ? Apakah Dia tak menjadi Tuhan bila tak ada makhluk?”.. orang-orang filsafat akan menjawabnya dgn sederhana, “Tuhan menciptakan makhluk karena Tuhan itu Sang Maha Cinta, Dialah sumber dr segala Cinta, Maka di ciptakan makhluk sebagai bias dr ke Maha Cinta nya Tuhan”.

Kok ngalir ngidul kayak gini, apa hubungannya dgn Jokowi?

Sabar.. sy lanjutkan..

Pada dasarnya di dunia ini tak ada benci, semua yg ada adalah cinta.. ya, karena dr cintalah semua makhluk bisa tercipta.. ini kata para penikmat filsafat cinta Lo ya.. bukan sy, sy hanya menarasikannya sj..

Lalu kenapa ada benci?
Saya kasih contoh sederhana.. di suatu sore, saat engkau lagi bersantai di depan rumahmu, ada seorang gadis anak tetanggamu yg lewat. Beliau berjilbab, bajunya longgar, bercelana panjang, di lutut celana dan pahanya nya robek atau sobek, yg karenanya terlihat kulit lutut dan pahanya..

Kira-kira apa yg muncul di kepala anda?, aduhh kok gitu yah.. coba pake celana yg gak sobek, coba pake rok, coba pake busana terusan , coba pake jilbab besar yg menutupi seluruh auratnya.. ahhh… Merusak Islam saja style nya, merusak simbol Islam saja ini anak, bikin malu saja ini anak gadis..

Coba anda perhatikan 2 ungkapan di atas.. yg pertama adalah ungkapan yg di dorong oleh rasa cinta karena ingin melihat si anak tetangga tersebut menjadi lebih baik.. ungkapan kedua di dorong oleh rasa cinta yg tertolak, akhirnya berubah menjadi marah dan benci. apakah besok lusa Masih akan marah dan benci?, Bergantung dr sejauh mana rasa cintanya itu mewujud dlm kebaikan atau tdk dr si gadis tetangga tersebut..

Perumpamaan ini sm sj dgn bgmn sy berlaku terhadap Jokowi.. sy cinta Jokowi karena dia adalah pemimpin sy.. dgn cinta itu pula maka sy berharap pak Jokowi bisa menjadi pemimpin bangsa yg lurus, jujur, amanah, cakap, cerdas, adil, bijaksana, dan semua hal terpenuhinya syarat pemimpin yg baik.. dgn predikat itu semua, sekiranya menjadi modal besar bagi beliau utk mensejahtrahkan dan memakmurkan kehidupan rakyatnya sesuai cita proklamasi kemerdekaan..

Akrhinya yg ingin sy katakan adalah karena dorongan cintalah yg sebabkan sy bereaksi dgn keras bila Jokowi tak menempuhi jalan atau cara yg benar dlm memimpin bangsa..

Lebih jauh sy ingin menyampaikan tentang hadis Rasulullah yg kurang lebihnya maknanya begini : “TIDAK AKAN MEMBAUI WANGINYA SURGA SEDIKITPUN BAGI SEORANG PEMIMPIN YG KHIANAT KEPADA RAKYATNYA”.

Simpulan dr catatan ini adalah :

SY CINTA JOKOWI, KARENANYA SY SENANTIASA BERDOA DI SETIAP BA’DA SHALAT SY, SEMOGA JOKOWI SENANTIASA DI BERI HIDAYAH DAN PETUNJUK OLEH ALLAH, AGAR SENANTIASA BERADA DI JALAN YG LURUS DALAM MEMIMPIN INDONESIA, DAN KARNANYA JOKOWI TAK HANYA MEMBAUI WANGI SURGA , TAPI JUGA MENJADI PENGHUNINYA KELAK”.

So, sekiranya tak ada calon presiden yg menurut akal sehat dan istikharah sy yg lebih baik dr Jokowi, maka saya mewajibkan diri sy memilih Jokowi di pilpres 2019. Tapi, sekiranya ada capres yg jauh lebih baik utk memimpin bangsa ini, maka saya mengharamkan diri sy memilih Jokowi..

Itulah cinta..
Dan bagi mereka penganut faham filsafat cinta, itulah yg sejati..

***
Hehehe.. jangan di ambil hati.. semua orang berhak nulis sesuka hatinya.. tp sebaik-baik tulisan adlah yg mencerahkan.. dan tulisan ini setidaknya mencerahkan utk diri sy pribadi..

Komentar
Loading...