Ultimate magazine theme for WordPress.

Catatan menggelitik SRS 18 OB Foundation di Kampung Bongki Pa’ladingang Gowa

fb_img_1534492591828

“Siapa namanya Presiden Indonesia.. angkat tangan yg tahu.. ayoo anak-anak.. yg tau akan dapat hadiah..”

Ahhhh… 50 an anak-anak ini hanya diam seribu bahasa…

“Ganti pertanyaan… Siapa nama Raja Gowa yg pernah berperang lawan Belanda dan di gelari sbg ayam jantan dr timur..?”

Mereka msh diam.. tiba-tiba seorang anak mengangkat tangannya.. mungkin siswa ini salah satu yg paling kecil di antara mereka..

“Apa jawabannya nak?”
“Hendri…”
“Ya…. Jawabannya benar.. Raja Gowa yg pernah berperang melawan Belanda dgn gagah berani adalah SULTAN HENDRI HASANUDDIN.. ini nak hadiah dr keberanianta angkat tangan..”

“Selanjutnya , siapa nama Raja Gowa yg pertama memeluk agama Islam ?.. yg tau jawabannya.. angkat tangan.. ”

Semua diam…

“Ayoo… Tdk ada yg tau?”… Hmmm.. siapa yg belum dapat hadiah hr ini?… Ya kamu… Siapa namanya nak ?”

“Azizah..”

“Betul… Nama Raja Gowa yg pertama berislam adalah AZIZAH SULTAN ALAUDDIN… Ayoo di kasih hadiahnya… Pertanyaan selanjutnya.. siapa nama Bupati Gowa sekarang ?”

Kali ini sunyi… Tak ada yg bersuara.. termasuk emak-emak yg dr tadi ikut menonton keseruan acara kami… Sepertinya nama ini nama yg tidak familiar bagi anak madrasah di sini.. madrasah yg tak berlantai dan berdinding ini.. tp sepertinya sangat familiar di kalangan warga.. tp lidah mereka tetiba menjadi keluh.. sy mengalihkan pandangan pandangan ke kerumunan warga…

“Ayoo.. ibu2.. ada yg tau?.. hadiahnya Uang biru atau merah.. siapa nama lengkap Bupati Gowa ibu?”
“Tidak kutauki nama lengkapnya pak, nama panjangnya ji kutau..”
“Siapa Bu?”
“ADNANNNNNNNNNNNNN… ”

Untuk anak muda bernama Adnan.. naboyaki wargata anjoreng ri Bongki.. ini sdh memasuki 25 tahun antum serumpun keluarga berkuasa di Gowa.. dgn klaim yg sudah bertahun-tahun tentang kesuksesan di dunia pendidikan sejak zaman SYL, IYL dan kini anda sebagai ponakan dan anak dr Bupati sebelumya.. Tabek karaeng apparentayya ri tana Gowa..

****
Kemerdekaan itu hanya milik mereka yg ada di jalan poros.. sementara mereka para warga kampung Bongki 3 – 7 KM dr jalan poros merasa belum merdeka.. buktinya, sepanjang jalan menuju kampung tersebut tak 1 pun bendera merah putih ataupun bendera umbul-umbul yg berkibar saat 17 Agustus 2018…

Komentar
Loading...